Mengurangi Penggunaan Gadget dan Fokus Belajar
Mengurangi Penggunaan Gadget yang berlebihan dan
Meningkatkan Fokus pada belajar
Alfin Fatiha Rahmah
Perhatikan di sekitar lingkungan anda, banyak orang lebih fokus pada Gadget. Baik anak kecil, remaja, dewasa maupun orang tua. Terkadang di jalan atau dimanapun orang tidak lepas dari Gadget dan sering kali dibawa kemana-mana. Jika handphone tidak dibawa atau tertinggal, orang langsung sibuk mencarinya. Kebutuhan handphone lebih tidak bisa dihindari lagi, bahkan sebagai kehidupan sehari-hari. Saat ini pun banyak orang memiliki wifi dan dipasang dirumah masing-masing, bahkan di gedung, sekolahan dan warung-warung dipasang wifi. Jadi manusia tidak terlepas dengan namanya hanpdhone, apalagi jika internetnya lancar, orang akan lama bermain dengan handphone.
Alasan mereka menggunakan handphone adalah sebagai alat untuk mencari informasi di berbagai internet, karena penggunaanya lebih cepat dan mudah diakses. Namun smatrphone memiliki kelebihan dan kekurangan untuk manusia, diantaranya:
Kelebihan :
- Mempermudah Komunikasi.
Karena era sekarang bisa menggunakan handphone melalui video call, aplikasi zoom, dan aplikasi lainnya.
- Menambah ilmu pengetahuan melalui perkembangan teknologi.
Sebab semua informasi baik pelajaran, teknologi sudah terakses di internet. Jadi bisa diakses melalui google, yotube dan chrome. Agar mempermudah pengetahuan pembelajaran.
- Memperluas jaringan internet.
Internet sangat memiliki jaringan internet yang luas, dengan adanya jaringan dapat mempermudah koneksi sinyal lebih cepat dan mudah mengakses berbagai informasi serta memperluas rasa persahabatan, melalui perkenalan di internet.
Kekurangan :
- Dapat menggangu perkembangan anak.
Misalnya ketika ulangan mencontek menggunakan handphone, terlalu sering menggunakan handphone yang berlebihan dan membuat efek radiasi tersebut mengakibatkan mata menjadi rabun, kepala sering pusing, badan terasa pegal dan kram.
- Pemborosan.
Maksudnya adalah pemborosan pada kouta internet atau batu handphone dan pemborosan waktu. Jika sering bermain hanphone mengakibatkan waktu tersita dan sia-sia, pekerjaan rumah jadi tidak selesai, penggunaan kouta internet yang sering cepat habis karena penggunaan berlebihan dan tidak membatasi untuk hal yang penting, baterai handphone boros disebabkan handphone sering dipakai dan cepat panas dan mengakibatkan handphone jadi rusak.
- Rawan terhadap kejahatan.
Misalnya jika seseorang bermain di sosial media dan diajak berkenalan dan modusnya meminta uang atau merampas yang dimiliki. Maka berhati-hatilah dalam bersosial media, gunakan yang seperlunya saja. Di jalanpun terjadi kejahatan, misalnya ketika seseorang berjalan dengan asyik menggunakan handphone dan tidak memperhatikan keadaan sekitar dapat menyebabkan kejahatan kriminal seperti handphone dirampas, dan lain sebagainya.
- Berpotensi dalam mempengaruhi sikap dan perilaku penggunaan handphone. Misalnya; ketika seseorang asyik dalam bermain handphone mengakibatkan perilaku menjadi buruk dan pikiran menjadi terganggu.
- Menciptakan pergaulan sosial yang tidak sehat.
Maksudnya adalah jika ada lingkungan keluarga yang tidak mampu dan anak meminta dibelikan handphone yang bagus seperti teman-temannya, namun kelurga tersebut tidak memiliki uang untuk membelikan handphone anaknya. Dan membuat anak menjadi kesal karena permintaanya tidak ditepati.
- Anak sulit untuk diawasi.
Misalnya; pada masa purbetas anak lebih sering tertarik pada lawan jenis lebih update pada sosial media dan menganggu aktivitas anak pada belajar,sholat dan aktivitas yang lain.
Banyak orang yang tidak mengetahui hal itu, bahwa terlalu lama menggunakan handphone dapat menyebabkan mata minus, sering pusing, membuat otot leher kaku dan kaki kram. Terlalu lama menuduk dapat menyebabkan pungung, bahu dan lengan terasa nyeri. Karena penggunaan handphone sangat berbahaya bagi manusia, maka artikel ini akan mengupas tentang mengurangi penggunaan handphone yang berlebihan dan meningkatan fokus belajar.
Di era serba teknologi rasanya sulit untuk meninggalkan yang namanya gadget, dan sekarang banyak keluaran gadget terbaru serta kualitas dan informasi lebih cepat. Namun, gadget dapat menyebabkan seseorang menjadi individualitas. Momen berkumpul bersama keluarga, teman bahkan saudara sangat jarang dilakukan, karena lebih sibuk dengan gadget masing-masing. Dilansir dari, The Spectator Index, Indonesia menduduki peringkat ke-6 dari daftar negara pencandu gadget terbesar di dunia. Sebanyak 236 juta orang diperkirakan menggunakan gadget untuk mengakses berbagai informasi di seluruh dunia, bahkan jumlahnya semakin bertambah. Apalagi era sekarang serba viral, dimanapun diupload ke sosial media, agar lebih trending dilihat jutaan manusia. Bahkan banyak dari anak sekolah kemanapun membawa handphone, belajar pun menjadi malas. Terkadang orangtua tidak mengawasi anak dalam belajar sungguh atau bermain handphone. Lalu bagaimana cara mengurangi penggunaan handphone? Kita dapat merubah cara mengurangi dengan cara diri sendiri. Berikut beberapa cara mengurangi penggunaan handphone yang berlebihan dan meningkatkan fokus pada belajar:
1. Mematikan handphone atau notifikasi semua aplikasi
Rasanya sangat sulit untuk tidak memegang handphone, apalagi tidak membuka berbagai aplikasi. Sebab jika membuka notif aplikasi, mungkin menghabiskan waktu lebih untuk membaca aplikasi dari semua notif. Atau ketika sedang mengerjakan tugas, otomatis kita perlu bahan referensi baik dari internet ataupun buku. Namun saat mencari informasi dari internet, banyak notif dari handphone. Kemudian kalian membuka salah satu aplikasi mislalnya whatsapp, setelah dibuka dan dibalas, kalian tak sengaja membuka berbagai aplikasi lainnya. Akhirnya referensi yang dicari tidak jadi dan lebih fokus pada sosial media, bahkan waktupun terbuang sia-sia. Nah, agar waktu yang digunakan bisa optimal, maka tak ada salahnya mematikan notufikasi sementara atau sebelum mengerjakan tugas carilah referensi terlebih dahulu kemudian di unduh dan disimpan di file, kemduian ketika mengerjakan tugas bisa nyaman dan selesai. Agar kegiatan yang anda lakukan tidak terganggu dengan adanya notifikais yang muncul di gadget.
2. Menonaktifkan Internet sementara
Sama halnya dengan bagian nomor satu, menonaktifkan internet sementara adalah untuk mengurangi notifikasi yang muncul pada layar handphone, ketika sedang belajar atau bekerja menonaktifkan paket data sementara waktu agar tidak terganggu. Sehingga proses penyelesaian tugas lebih fokus dan cepat selesai dan mendapatkan hasil yang baik. Kemudian, jika pekerjaan yang dilakukan selesai mengaktifkan kembali untuk mengecek informasi yang anda buka.
3. Menghapus aplikasi yang tidak penting
Menghapus beberapa aplikasi memang sangat sulit, namun orang tak bisa hidup dengan yang namanya gadget. Rasa penasaran semakin berkurang, sebab sosial media memiliki banyak fitur aplikasi yang membuat orang penasaran untuk menginstallnya, namun tidak semua kita install dan digunakan. Banyak aplikasi di smartphone yang di install, namun jarang digunakan dan membuat smartphone menjadi boros baterai serta cepat panas, sebaiknya hal itu dihindari. Apalagi aplikasi game online seperti Mobil Legend, itu membuat memori penuh, penghabisan kouta serta menghabiskan waktu. Banyak anak kencanduaan game online serta sering memainkanya tanpa mengenal waktu. Jadi,
gunakanlah aplikasi penting yang sering digunakan.
4. Simpanlah gadget di tas ketika berpergian
Ketika berpergian dengan keluarga atau teman merupakan waktu yang baik untuk dijadikan momen dan diunggah ke sosial media. Hal itu sangat bagus, namun ketika sedang mengbrol sebaiknya simpanlah gadget dan tidak sedang memegang atau bermain. Agar suasana mengobrol dengan keluarga atau teman lebih nyaman dna bermanfaat. Dengan itu kita dapat terbiasa dan tidak tergantung pada gadget.
5. Melakukan kegiatan yang bermanfaat
Rasa kebosanan semakin meningkat, apalagi ditengah pandemi Covid-19 yang sudah terjadi selam 3 bulan lebih. Ini membuat rasa bosan lebih bertambah, dan umunya lebih fokus pada gagdet karena ditengah pandemi lebih menjaga jarak untuk mencegah mata rantai Covid-19. Padahal ada banyak waktu luang dan menyenangkan misalnya; memasak, bersih-bersih rumah, membantu orang tua, atau membuat eksperimen sesuai bakat dan minat kemudian dijual belikan di online atau dititipkan di tetangga, bersepeda santai, menonton film atau TV, membuat karya-karya yang di inginkan misal; jurnal, puisi, lagu dan masih banyak lagi. Dengan adanya kegiatan tersebut perlahan-lahan membuat kita lebih jarang memegang gadget bahkan lupa. Agar aktivitas yang anda lakukan bermanfaat lebih baik bersama teman atau kelurga.
6. Mengingat dampak yang terjadi pada penggunaan handphone
Sosial media berdampak pada kecemburuan, apalagi buruk bagi kesehatan tubuh. Seperti generasi milenial yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget, bahkan dapat merusak mata maupun otak karena sinar dari pantulam cahaya di gadget. Banyak anak sekarang memakai kaca mata karena terlalu sering menggunakan hadnphone tidak sesuai dengan waktu dan aturan, bisa jadi terlalu dekat dengan layar handphone atau dalam 1 jam tanpa handphone terasa resah dan tidak tenang. Cara untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat adalah dengan mengurangi penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari, gunakanlah gadget yang seperlunya saja seperti untuk mencari informasi yang penting, bahan referensi untuk tugas, menyelesaikan pekerjaan, berkomunikasi dengan keluarga atau teman. Jika hanya melihat postingan yang tidak jelas, sebaiknya abaikan saja karena dirasa kurang penting dan tidak melaukan hal tersebut. Agar mengurangi poenggunaan gadget.
7. Mendekatkan dengan orang dan meningkatkan kulitas kehidupan
Kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan gadget seperti menyelasaikan tugas pekerjaan, tugas belajar, berbisnis dan lain sebagainya, semua itu tidak ada yang melarang. Namun jika tugas tersebut selesai sebaiknya tinggal sementara gadget. Karena hal tersebut untuk meningkatkan kualitas kehidupan di masyarakat dan lebih berkumpul bersama orang yang disayang, teman serta keluarga. Agar terjalin tali persaudaraan dan kerukunan yang semakin erat. Jadi jangan sesering menggunakan gadget, gunakan seperlunya saja.
Kesimpulanya adalah cara untuk mengurangi penggunaan handphone itu berawal dari diri kita sendiri, karena jika kita meniatkan untuk tidak terfokus pada handphone secara terus menerus, maka semua itu mudah dilakukan. Namun jika semua yang dilakukan tidak berhasil maka lebih mengintropeksi diri sendiri untuk sementara mencoba tanpa handphone terlebih dahulu. Jika semua yang dilakukan sudah berhasil, otomatis cara yang anda lakukan berhasil. Karena sementara waktu meninggalkan handphone sangat bermanfaat dan tugas yang anda lakukan lebih cepat selesai dan memiliki banyak waktu luang. Nah, waktu luang yang tersisa gunakanlah untuk berkumpul bersama keluarga, teman atau membaca buku, menulis karya dan lain sebagainya. Sehingga bagi anak sekolah atau kuliah cobalah lakukan hal tersebut, tugas yang kalian kerjakan akan selesai pada waktunya dan dapat terfokus pada pelajaran yang disampaikan. Gunakanlah handphone seperlunya untuk berkomunikasi dengan baik. Semangat untuk terlepas dari handphone, niatkan diri kalian!
Semangat berliterasi sangat bermanfaat.
BalasHapusSiap beb.. Harus semangat @Siska Ayu Maharani
BalasHapus