Bumiku Menangis
BUMIKU MENANGIS
Alam kini berduka
Luka menggores bumi pertiwi
Seluruh dunia merasakannya
Kini dunia terasa hening dan sepi
Masjid,
pasar, toko, semua lockdown
Bahkan
sekolah, kuliah dan kerja ditiadakan
Ujian
nasional yang sudah direncanakan
Kini
hilang sudah harapan
Bumiku kini menangis
Melihat manusia banyak terserang virus
Virus yang bernama covid-19 sungguh miris
Tak banyak yang melakukan aktivitas
Sungguh
alam ini terasa berbeda
Langit
yang ceria kini menjadi muram
Apakah
pertanda bumi ini semakin tua?
Hingga
menangis siang dan malam
Apa ini teguran dari Allah ?
Waktunya bumi untuk beristirahat
Lelah melihat tingkah manusia yang banyak
salah
Supaya manusia mendekat untuk bertaubat
Ya
Rabb..
Ampuni
kesalahan dosa kami
Bukalah
pintu taubat kami
Kami
ingin beribadah di masjid-Mu
Memperbanyak
rasa syukur pada-Mu
Ya rabb…
Allah maha penyayang lagi maha pengasih
Perkenankan kami merasakan bumi kembali
ceria
Tak ada lagi yang berkeluh kesah
Tak ada lagi tangis air mata
Sungguh
kami takut tentang ajal-Mu
Kesalahan
kami yang mengejar dunia saja
Terkadang
tidak mengerjakan perintah-Mu
Al-quran
terkadang tak pernah dibaca
Ya rabb… Kami ingin memeluk surga-MU yang
indah
Dengan lantunan do’a kami
Perkenankan alam ini kembali pulih
Seperti sedia kala dan tak menangis lagi
BIODATA PESERTA
Alfin Fatiha Rahmah. Beralamat di Jalan Raya Nguter, RT 01 / RW 04,
Desa Nguter, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo. (a)Instagram:
@alfinfatiha (b)Facebook: Alfin FatiHa.
Mahasiswa Progam Studi Tadris Bahasa Indonesia, IAIN Surakarta. Kegagalan
adalah kesuskesan yang tertunda, jangan pantang menyerah, berusalah selagi kita
bisa, untuk menggapai mimpi-mimpi yang Indah.
Komentar
Posting Komentar